Arsip

Archive for the ‘iseng pemberontakan’ Category

Zine!

ZINE!


Ingin coba sesuatu yang meluap-luap?

Bikin tulisan asik dengan tema perubahan  Dengan sasaran targetnya  adalah teman, keluarga, kampus, masyarakat, pemerintah atau Negara. Terus, sebarkan tulisan kamu itu dalam bentuk selebaran gelap, yang untuk murahnya bisa diperbanyak dengan cara fotocopy. Kamu berikan ke teman-teman terdekat, atau bisa diletakan secara sembunyi-sembunyi ditempat yang ramai dikampus, misalnya.

Kemudian setelah satu tahun rutin dikerjakan, coba amati orang-orang disekitar wilayah penyebaran selebaran kamu tadi.

Dan kalau terjadi perubahan sesuai yang kamu inginkan, maka bisa jadi kamulah SANG PERUBAH itu..!!

Salam revolusi!

(28-10-2010)

Melawan PPAIIBS!

Melawan PPAIIBS!

Oleh : Akbar Khomeini


Melawan atau berontak merupakan sebuah reaksi yang muncul akibat aksi yang diberikan bertentangan dengan pihak-pihak yang diberikan aksi tersebut. Dengan pemaksaan ‘serangan aksi’ tersebut bisa mengakibatkan  pihak yang diserang melawan dan memberontak sekuat ‘power’ pemaksaan pula. Bahkan apabila serangan aksi menjadi lebih massif, maka reaksi yang muncul bisa lebih massif juga, atau (bisa juga) malah kalah dan bertekuk lutut mempasrahkan diri terhadap aksi yang diberikan padahal aksi itu tidak disukai/kehendaki/inginkan sebelumnya.

Ahhh…! bicara teori aksi-reaksi yang tidak jelas tersebut membuat pembaca jadi semakin malas melanjutkan tulisan saya ini. Yah lumrah saja sih.. semakin tidak jelas atau sesuatu yang biasanya tidak kita gemari secara naluriah cenderung akan  kita tinggalkan untuk dilanjutkan. Dan sadar atau tidak –sebenarnya- sikap kita meninggalkan sesuatu yang tidak kita gemari itulah yang disebut aktivitas reaksi juga. Reaksi terhadap  sesuatu yang tidak kita senangi itu, bisa dalam berbagai aktivitas yang sesuai dengan pola pikir dan pemahaman kita terhadap sesuatu itu. Maka apabila sesuatu itu memang secara pemahaman kita harus ditinggalkan, maka kita akan meninggalkannya sekuat mungkin secara totalitas. Celakanya adalah,  kadangkala kita malah menyerah dalam tindakan reaksi menolak seraya berkompromi memaksakan dan mencari-cari unsur kebaikan dari sesuatu yang sebenarnya tidak benar bagi kita.

Loh… kok malah ngomongin aksi-reaksi lagi…!? Hehe

Sebenarnya yang mau saya pikirkan bersama kali ini adalah begitu banyaknya, bahkan begitu massifnya penyebarluasan pemikiran/pemahaman alias ide-ide bobrok bin sompral yang sebenarnya menghancurkan akidah kaum muslim ditengah-tengah kita sekarang ini. Pemikiran gila –yang bahkan saya tak ragu mengatakannya sebagai pemikiran sesat- semuanya bersumber dari pangkal-pangkal ideologi  Kapitalis yang berintikan Sekularisme, dan ideologi Sosialis yang berintikan Komunisme. Keduanya adalah dua dari tiga ideologi besar yang pernah dan hingga kini diemban oleh masyarakat dunia. Dan apa satu ideologi yang lainnya? Tentu saja jawabannya adalah ideologi islam atau mabda islam!.

Untuk dua ideologi buatan manusia tersebut (ideologi kapitalis & sosialis), sebenarnya sejak peradaban islam berdiri hingga runtuhnya keKhilafahan di turki tidak pernah sekalipun diemban oleh umat islam. Bahkan menurut Ahmad Al Qashas dalam kitabnya Usus an Nahdah (Dasar-dasar kebangkitan) ia menganalogikan kalau “ideologi Komunisme merupakan palu yang menimpa kepala manusia, atau sabit yang menikam lehernya lalu kepalanya terpenggal dan jatuh tersungkur mati dengan pukulan yang membinasakan, dan ideologi Barat-kapitalistik adalah ibarat racun yang menjalar dalam urat-urat tubuh tanpa disadari oleh manusia, lalu sedikit-demi sedikit kekuatan tubuhnya melemah hingga dia menemui kematiannya dalam keadaan tidak sadar.”

Dengan memandang secara luas dari atas, maka kita memahami bahwa sebenarnya yang terjadi sekarang ini bukan sekedar pertarungan antara pengemban pemahaman yang saling meng-injeksikan pemahaman. Namun lebih dari itu semuanya sebenarnya ini adalah pertarungan ketiga ideologi dunia yang saling bersitegang mencoba memimpin peradaban manusia.

Lalu apa saja Pemikiran/Pemahaman Alias  Ide-Ide Bobrok bin Sompral (PPAIIBS) tersebut? Tentunya PPAIIBS tersebut adalah hasil produk-produk turunan dari ideologi kapitalis dan sosialis yang kini berkembang dimasyarakat , -yang bahkan kaum muslim sendiri banyak pula yang tidak sadar akan keberbahayaan pemikiran itu terhadap akidah mereka. Sebut saja ide demokrasi, pluralisme, liberalisme, kesetaraan gender, HAM, dan lain sebagainya yang sekarang ini membius seolah menjadi ide sakti yang dapat menyelamatkan kehidupan, padahal melumpuhkan tubuh dari dalam.

Berbagai jenis PPAIIBS dengan berbagai racunnya sebenarnya gampang saja ditaklukan secara teori. Karena PPAIIBS tersebut memang sejak dari alur berfikir nya pun sudah rusak. Satu-satunya kehebatan gank pemikiran sedeng tersebut adalah penyebarluasannya yang terstruktur dan luas kepada para akademisi dan tokoh-tokoh terpandang ditengah masyarakat. Sehingga banyak kalangan grass root dan proletar yang memiliki kebiasaan ‘ikut-ikutan asal yang nyampaikan orang meyakinkan’ juga ikut terbius dalam PPAIIBS. Sehingga kesimpulan saya, ternyata PPAIIBS lebih bahaya dari pada video Ariel-Luna!, soalnya yang nyebarkan adalah akademisi, tokoh politik/terpandang, bahkan bisa pula ustadz..!

Untuk penjelasan dimana bobroknya PPAIIBS itu, anda bisa mencari penjelasannya ribuan halaman dengan ustadz-ustadz atau web-web pejuang islam kaffah lainnya. Saya hanya ingin melakukan brainstorming bersama mengenai cara-cara dalam melakukan reaksi penolakan terhadap PPAIIBS yang kini menjadi paham popular bagi orang awam.

Sebelum berbicara layak tidaknya sebuah konsep pemikiran diemban oleh manusia yang merupakan ciptaan Allah swt.,  adalah dengan mempertanyakan apakah konsep itu sesuai dengan fitrah manusia atau tidak. Dan kalau untuk sesuai dengan fitrah manusia saja tidak, bagaimana mau dikatakan pemikiran tersebut benar untuk diemban manusia. Contohnya saja komunis yang dalam ide dasarnya menolak adanya Tuhan sebagai Sang Pencipta dan Pengatur seluruh alam semesta. Padahal sudah menjadi hakikat bagi manusia memiliki naluri mensucikan sesuatu (Gharizatun Tadayyun) dan mengakui bahwa adanya pencipta bagi dirinya yang merupakan ciptaan.

Sesudah mempertanyakan kesesuaian dengan fitrah manusia, silahkan ajukan tiga pertanyaan sakti untuk menentukan apakah ide tersebut pas bagi akidah kita atau tidak. Tiga pertanyaan sakti tersebut antara lain : 1. Dari mana asal manusia?, 2.Mau apa ketika didunia? 3.Setelah dari dunia mau kemana?. Cukup! Hanya itu saja pertanyaan mendasar yang mampu membedakan seseorang pengemban sebuah ideologi dengan pengemban ideologi lainnya. Karena akan didapati jawaban dari tiga pengemban ideologi pasti akan berbeda.

Bagi pengemban ideologi komunis pasti  akan menjawab : manusia dari materi, hidup di dunia untuk memperoleh materi, karena mati nanti toh bakalan jadi bangkai (materi) juga. Dan pengemban ideologi kapitalis yang berakidah sekularisme (memisahkan agama dari kehidupan) akan menjawab : kita dari Tuhan dong.., tapi untuk urusan didunia kita pake aturan manusia aja jangan bawa-bawa tuhan, nah kalau urusan akhirat kita baru kembali ke Tuhan setelah ko-it nanti.

Perbedaan  jawaban dari kedua ideologi terhadap  pertanyaan yang sebenarnya biasa tersebut sangat terlihat, dan tak ada diantara keduanya yang bisa menjawab setegas akidah ideologi islam : manusia dari Allah, di dunia untuk beribadah kepada Allah, dan setelah kematian akan kembali keakhirat Allah yaitu surga atau neraka!.

Pemahaman harus dicocokan dengan dimensi-dimensi kehidupan manusia. Akan terlihat semua PPAIIBS ternyata melepaskan diri dalam dimensi kehidupan sosial kemasyarakatan (muamalah) dari keteraturan yang telah digariskan Tuhannya manusia. Dalam dimensi sosial kemasyarakatan PPAIIBS menolak campur tangan agama, dengan berbagai alasan yang (juga) sebenarnya bertentangan dengan fitrah manusia yaitu pluralisme lah.., sekularisme lah.., HAM lah… yang intinya kebebasan dan kedaulatan manusia untuk menentukan alur hidupnya seenak dengkulnya..

Kalau sudah terlihat kebobrokannya yang wajib diakukan tinggal membanting PPAIBS tersebut dihadapan pengembannya. Bahkan kalau perlu publikasikan kebobrokan dan ketidaksusaian ide-ide tersebut dengan fitrah manusia seluas-luasnya. Lakukan pergolakan pemikiran dengan 1000 langkah lebih massif dan lebih depan dari pada langkah penyebaran PPAIIBS tersebut. Karena kebathilan yang tak nampak dalam PPAIIBS lama kelamaan akan terkuak dan membelalakan mata. Apalagi ketika dampak-dampak dari PPAIIBS sudah banyak muncul (seperti hedonisme, individualisme, kemiskinan yang menjalar, kebebasan seksual, dll)

Tak cukup dengan membanting, kita sebagai pejuang-pejuang kembalinya kehidupan islam harus berdiri dan bersuara paling lantang menyerukan solusi dan pengganti dari PPAIIBS tersebut. Dengan keyakinan 100 persen dan bukti yang nyata selama 13 abad, solusi semua permasalahan dialam semesta ini dapat dibereskan dengan islam yang mulia. Dan apabila ideologi islam kembali memimpin peradaban tentu kesejahteraan dan hidup penuh keberkahan menjadi dampaknya.

Hanya saja saat yang dijanjikan tersebut belum tercapai, maka yang dilakukan kita sekarang adalah terus melawan dan terus berontak dari sistem menyengsarakan ini dengan membawa islam sebagai obat mujarab. Dan tak lupa pula teruslah membanting dan membanting PPAIIBS!

Terserah anda paham atau tidak maksud dari tulisan panjang lebar saya ini? Tidak masalah.. yang penting LAWAN SISTEM KUFUR! Ok?!

(akbar Khomeini)

Pertanyaan : ada berapa tulisan ‘PPAIIBS’ dalam tulisan ini?.. hehe

Air Putih

15 Juli 2010 2 komentar

Air Putih


Setelah, tangan saya di jamah-jamah dan di perhatikan sejenak.., Teman saya yang terapis dengan mantap menyimpulkan hasil diagnosisnya kalau saya tervonis menjadi manusia yang kekurangan mengkonsumsi air putih.

Yah.. wajar. Dan bagaimana tidak kekurangan air putih, kalau sehari-hari saya hobinya meneguk kopi terus. Bahkan rata-rata sehari bisa sampai 3-4 cangkir. Dan kalaupun tidak kopi, di kantin kampus atau rumah makan pasti minumnya teh hangat manis. Hehe

Tapi yang saya bingung bukan masalah kekurangan cairan jernih dalam tubuh  yang terlanjur terurus sembarangan ini. Namun, kenapa orang terbiasa menyebut air yang sebenarnya warnanya bening itu jadi air putih yang warnanya emang gak putih sama sekali..????

Hahay..! mungkin pertanyaan konyol saya memang gak berarti buat dibahas lebih serius. Apalagi mengharapkan menjadi pokok bahasan masalah dalam skripsi-skripsi atau tesis para akademisi kampus..

Kebiasaan salah penjulukan itu, kurang lebih kayak para aktivis yang selama ini teriak-teriak ‘Demokrasi itu sampah!’ atau di poster-poster yang tertulis ‘DEMOKRASI = SAMPAH’ padahal mereka sedikit keliru dalam pengaplikasian kata-kata.

Yang benar itu, demokrasi jelas bukan sampah, tapi LEBIH BURUK DARIPADA SAMPAH!. Kenapa??? Ya iyalah, sampah aja bisa bermanfaat lagi kalau bisa didaur ulang. Sedangkan demokrasi tidak ada manfaatnya sama sekali karena tak bisa di daur ulang sekalipun. Dan dengan begitu layak saja kalau dikatakan demokrasi lebih sampah dari pada sampah, lebih jelek dari pada sampah, lebih sangat tak ada gunanya sekalipun daripada sampah..

Ya gak?! Hehe

Intinya, mantapkan lagi kata-katamu!

11-07-2010, 14.40wita

*tulisan yang gak jelas banged… J



Pencitraan

Pencitraan


Sungguh sebuah kenyataan yang pelik ketika kita menyaksikan sebuah pencitraan artifisial dapat menipu indra kita yang menyaksikan sebuah objek yang busuk menjadi manis rupawan.

Sedangkan sebuah objek yang sebenarnya berkilauan indah  malah terlihat kusam akibat citra negative yang menyelimutiya..

Lihatlah, betapa masyarakat lebih reflek berujar ‘saya rasa..’ .

Bukan berucap ‘saya pikir..’

Menunjukan bahwa mayoritas masyarakat masih dominan berpresepsi  untuk menentukan kebenaran hanya memfungsikan hati. Bukan menggunakan otak tempat proses logika berfikir cemerlang.

Padahal, hati hanya bisa membedakan baik dan buruk sesuai pandangan personal. Sedangkan dengan otak lah kita bisa membedakan yang halal dan haram.

***

Baiklah. Kalau mereka bisa menggunakan pencitraan untuk membungkus sampah busuk menjadi menarik. Kita juga juga harus membungkus kebenaran hakiki yang kita bawa ini dengan cover yang indah. Karena islam yang kita bawa selama ini merupakan emas! Namun sayangnya kita baru membungkusnya dengan lumpur yang menutupi kilau emas tersebut..

Neo revolutove, semoga bisa menjadi sampul yang indah dalam penyampaian kebenaran..

(premanyangcumatakutAllah)

Demokrasi bukan Sampah

Demokrasi bukan Sampah

tempat-sampah

Demokrasi itu sering dikatakan sampah.

Namun sebenarnya demokrasi bukanlah sampah..

Kalau sampah saja bisa didaur ulang menjadi bentuk-bentuk yang berguna, lain halnya dengan demokrasi yang tak akan pernah sekalipun bisa di perbaiki atau di daur ulang bagaimana pun hingga kembali berguna.

Karena demokrasi itu hancur total, tidak bermanfaat dan bahkan lebih rendah dari pada sampah!

Karena itu ejekan apa yang lebih tepat untuk demokrasi? Kamu tauk??

(gue)

[20/08/09 mksr 15:58 wita]

Categories: iseng pemberontakan

Rugi di 17-an!

Rugi di 17-an!

1_lomba_panjat_pinang_02

Disaat bulan agustus, dimana seluruh masyarakat dinegri ini sedang merayakan kemerdekaan, maka banyak pihak-pihak yang diuntungkan terhadap momen tersebut.

Misalkan saja tukang bendera, yang penjualan atribut merah putihnya menjadi melonjak tajam. Atau pedagang yang menjadi semakin laris, karena dagangannya banyak dibeli untuk hadiah lomba tujubelas agustusan. Atau Mpok hindun yang usaha nasi bungkusnya dapat orderan banyak dari pak RT buat acara kemerdekaan dibalai desa..

Tapi, di momen kemerdekaan ini adapula yang sebenarnya sangat dirugikan..

“???”

Hayoo apaan???

Yang paling dirugikan adalah : Pohon Pinang!, karena kebanyakan di tebang.. kan kasihan atuh.. hehe!

(gue)

[19/08/09 mksr 20:44 wita]

Categories: iseng pemberontakan

Muda dan Berbahaya!

Muda dan Berbahaya!

tielman0010

Jika Kami bersama kibarkan liwa’ dan raya’

Jika kami beraksi, hening akan terpecah..
Aku, dia dan mereka, memang gila memang beda,

Tak perlu berpura-pura,

memang begini adanya..

Dan kami di sini,

akan terus beraksi…

Dan jika kami bersama kibarkan liwa’ dan raya’

Islam akan menghentak.. kafir akan tersentak!

Dan kami tahu mereka bosan dijejali rasa yang sama

Kami adalah kamu, muda, beda dan berbahaya..

Lepaskan semua belenggu yang melingkari hidupmuberdiri tegak menantang di sana di garis depan..aku berteriak lantang untuk tegaknya islam.. untuk mereka yang selalu tersingkirkan.. ketika tiada beban lagi untuk berlari,.Ketika tiada orang yang akan peduli. Aku dan dia selalu menunggumu di sini..kobarkan sekali lagi..

Dan kami di sini,

akan terus beraksiiii,

Dan jika Jika Kami bersama

kibarkan liwa’ dan raya’

Islam akan menghentak..

kafir akan tersentak!

(Jika kami bersama, Superman is Dead + sedikit modifikasi)

Categories: iseng pemberontakan